Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ungu Rela Jualan Album di Pinggir Jalan

Edi Hardian , Jurnalis-Jum'at, 18 Juli 2014 |09:32 WIB
Ungu Rela Jualan Album di Pinggir Jalan
Ungu rela jualan album dipinggir jalan (Foto: Edi Hardian/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Maraknya pembajakan serta industri musik Indonesia yang turun drastis membuat banyak kalangan menunjuk pemerintah sebagai "kambing hitam". Pasalnya, dianggap kurang serius menangani pembajakan.
 
Namun, rupanya tidak semua musisi berpendapat begitu. Bassis band Ungu, Makki, justru berpandangan positif terpuruknya industri musik bukan selamanya salah pemerintah.
 
"Musik tidak tergantung rezim, itu tergantung orang," ujar Makki saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis 17 Juli 2014 malam.
 
Bagi salah satu pentolan band Ungu ini, musik bisa hidup selama masih ada seniman yang giat berkarya meski tidak didukung pemerintah sekalipun.
 
"Caranya sebenarnya ada saja, mau dipinggir jalan kek, kalau mau berkarya ya berkarya saja," imbuhnya.
 
Sekadar diketahui, sejak maraknya pembajakan, industri musik tampak mengalami keruntuhan, namun para musisi tampak tidak berhenti berkarya seperti halnya Ungu yang justru merilis single rohani bertajuk "Segala Puji Syukur".

(rnp)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement