Nadya Hutagalung Menangis Banyak Gajah Dibunuh di Afrika

Egie Gusman, Jurnalis · Rabu 23 April 2014 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 22 33 974252 vM9Tubaekc.jpg Nadya Hutagalung (Foto: Egie/Okezone)

JAKARTA - Sebagai Duta Global Earth Hour dan WWF Elephant Warrior, Nadya Hutagalung merasa sedih setelah mendengar cerita rekannya yang juga ahli gajah dan penulis buku, Dr. Tammie Matson, mengenai banyaknya gajah Afrika yang dibunuh untuk diambil gadingnya.

Hal itu yang membuat Nadya memutuskan untuk mengunjungi langsung Nairobi dan Oldanyo di Afrika.

"Saya lalu pengin pergi ke sana sendiri. Apa memang benar? Aku pengin lihat sendiri. Akhirnya saya ajak kameramen yang di Asia's Next Top Model. Semuanya bilang let's go. Ya akhirnya kita datang ke sana," cerita Nadya saat jumpa pers acara Let Elephants Be Elephants di Shangrila Hotel, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Nadya menceritakan pengalamannya mengunjungi negara Afrika. Diakui Nadya, dirinya tak bisa menahan air mata begitu menginjakan kakinya di Afrika. Terlebih saat melihat gajah-gajah yang terbunuh.

"Kami disana beberapa bulan. Pas menjejakan kaki di sana aku nangis. Karena merasa banyak sekali harapan di sana. Sangat memilukan melihat anak-anak gajah Afrika korban perburuan dan mengetahui induknya mati untuk diambil gadingnya," jelas Nadya sedih.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini