Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengamat: Lagu Dangdut Sering Gak Ada Estetika

Edi Hardian , Jurnalis-Selasa, 17 September 2013 |11:00 WIB
Pengamat: Lagu Dangdut Sering <i>Gak</i> Ada Estetika
Bens Leo (Foto: Iman/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengamat musik Bens Leo mengapresiasi musik dangdut yang tetap jadi raja di negeri sendiri, terlepas dari kondisi industri musiknya yang masih "sakit".

Perkembangan musik dangdut pun kian pesat, seiring perkembangan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras sebagai pendukung untuk menghasilkan musik. Dangdut dengan iringan musik remix atau koplo, kini banyak dikembangkan oleh para musisi, karena lebih dekat dengan musik dance bisa menarik perhatian para remaja.

Namun, Bens menyayangkan lagu-lagu dangdut kerap dijejali lirik-lirik yang tidak indah untuk didengarkan.

"Mungkin dangdut lebih mudah dipopulerkan ya, tapi lagu-lagu dangdut itu seringkali liriknya enggak ada estetikanya," kata Bens Leo, Senin (16/9/2013).

Hal ini mengingatkan pada kondisi dimana Juwita Bahar sempat ditolak di televisi menyanyikan lagu "Buka Sitik Jos" lantaran liriknya yang terkesan nakal.

"Bisa jadi karena itu dangdut juga jarang di TV," Tambah Bens Leo.

Hal tersebut patut disayangkan, karena Bens Leo menilai, jika musik dangdut memiliki potensi untuk meledak di pasar lebih besar dari genre musik lainnya di Indonesia.

"Padahal dangdut itu kalau booming, ya, booming sekali," ujarnya.

(tre)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement