nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bela Eyang Subur, Anggota Srimulat "Serang" Adi Bing Slamet

Egie Gusman, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2013 17:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 03 21 33 779576 LjV7boPuCQ.jpg Srimulat dkk (Foto: Egie/Okezone)

JAKARTA- Setelah dituduh sebagai pembawa aliran sesat dan penipu oleh Adi Bing Slamet beberapa waktu lalu, akhirnya Eyang Subur melalui kuasa hukumnya angkat bicara.

Kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, paranormal Permadi dan para pelawak Ibu Kota seperti, Memed, Unang, serta bintang Srimulat, Nurbuat, Rohana dan Tesi melakukan klarifikasi.

"Dia (Adi) berobat ke pengobatan alternatif, dia bicara kalau Adi diguna-guna. Orang yang diminta inilah yang mendoktrin. Faktanya tak ada yang demikian. Dengan konten seperti ini, ini berbohong. Ini upaya penghancuran nama baik dan Adi mengajarkan masyarakat sebagai penebar fitnah," ujar Ramdan saat jumpa pers di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (21/3/2013).

Tesi sendiri mengaku terkejut saat Adi mengatakan Eyang Subur sebagai dukun santet. Di mata Tesi, Eyang Subur merupakan orang yang baik dan pemberi.

"Saya kaget ya. Saya kenal sama Eyang belum jadi Eyang, tapi Subur, dulu panggilnya Subur tahun 1981, dia tukang jahit aslinya. Dengar dia dibilang dukun santet, apa iya, kok beda banget, saya kenal sama dia bukan setahun dua tahun," terang Tesi.

Sedangkan bagi Nurbuat, Eyang Subur sangat jauh dari apa yang dituduhkan Adi. Kepada dirinya, Eyang Subur selalu menyarankan untuk tidak pernah berhenti ibadah.

"Saya ini orang yang paling dekat, bahkan sebelum Eyang turun, saya tidur di rumah dia. Dia ingatin saya jangan lupa salat lima waktu, jangan pelit, banyak sedekah dan beramal," sambung Nurbuat.

Namun sayangnya dalam jumpa pers ini Eyang Subur tidak hadir. Kata Ramdan, kliennya sengaja tidak hadir lantaran sadar bahwa dirinya bukanlah selebriti. Eyang Subur hanya berpesan bahwa apa yang dikatakan Adi hanyalah sebuah fitnah.

"Eyang mengatakan ke saya, saya bukan artis, dukun, paranormal, kenapa saya harus ngomong ke media. Tolong disampaikan kalau yang dikatakan Adi itu fitnah," jelas Ramdan.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini