JAKARTA - Kacamata hitam sudah menjadi brand bagi Ian Kasela, vokalis grup band Radja. Namun di saat beribadah kepada Allah, dia pun melepaskan atribut panggungnya.
“Kalau sifatnya ibada, pasti saya lepas. Karena itu untuk Allah,” kata Ian ditemui di Cafe Sinov, Jalan Panglima Polim V, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2010).
Dia menambahkan pakai kacamata atau tidak, umroh adalah urusan ibadah kepada Allah. “Kita umroh kan memang sudah panggilan dan kewajiban,” ujarnya.
Ian yang akan menunaikan ibadah umroh bersama personel Radja lainnya, beserta keluarga, sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. “Semua tergantung niat kita. Semua bergantung mental kita masing-masing, berharap (setelah umroh) menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah salat Taubat. Pasalnya, kata Ian, perjalanan ke tanah suci sudah sangat jauh.
Sejauh ini, Ian ingin membuktikan dan bukan hanya mendengar saja keajaiban tanah suci yang Insya Allah pada 14 April 2010 nanti. Di sana, dia akan memohon ampun dan memanjatkan doa.
“Sejak 14 April 2009, pertengahan (April) kita sudah berbicara dan planning. Sembilan hari untuk tidak mengerjakan apapun,” papar Ian.
Dia menjelaskan, umrah adalah ibadah di mana semua orang menapak tilas dan bukan sekadar cerita saja. “Kita ingin membuktikan secara langsung,” kata dia.
Setelah umrah, Ian berharap hidupnya lebih baik lagi. Begitu juga dengan karir dan bandnya agar bisa terus berjalan. Demi ibadah, Radja tidak sampai membatalkan rencana tur 30 kotanya.
“Itu sifatnya tidak dibatalkan, jadi kita santai-santai saja,” tegasnya.
(nov)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri