Lebih lanjut, dia mengaku sedih harus meninggalkan panggung yang telah dinantikannya.
"Aku sedih, sungguh. Tapi, aku tak sanggup berdiri di atas panggung dan bernyanyi sambil menentang apa yang kupercayai," ujarnya.
Dira menyadari, pilihannya saat ini mungkin tidak akan memberikan perubahan yang besar. Namun, dia memilih untuk selalu bisa melihat dirinya sendiri di cermin dan mengetahui tetap setia pada nilai yang diyakininya.
"Beberapa kesempatan hanya datang sekali seumur hidup. Begitu pula kesempatan untuk berdiri teguh pada hati nurani sendiri," tutupnya.
Tidak hanya menceritakan mengenai keputusannya, Dira juga menyerukan dukungannya terhadap kebebasan Palestina.