Seluruh rilisan proyek ini dipublikasikan melalui label independen RASELHITS RECORD. Selain mengembangkan karyanya sendiri, Elki juga membuka peluang kolaborasi dengan vokalis dan musisi independen lainnya.
Ia memandang AI sebagai sarana untuk mengeksplorasi gagasan musikal, bukan sebagai pengganti emosi yang ingin disampaikan melalui lagu.
“Bagi saya, AI adalah alat untuk menyampaikan perasaan, bukan pengganti rasa itu sendiri. Saya ingin RASELHITS menemani pendengar di saat mereka rindu, kehilangan, atau sedang belajar ikhlas,” tuturnya.
Pemanfaatan AI dalam musik masih membuka berbagai kemungkinan, mulai dari eksperimen suara hingga cara baru dalam memproduksi dan mendistribusikan karya. Pengalaman Elki menunjukkan salah satu jalur yang dapat ditempuh kreator untuk memasuki ranah tersebut, meski perkembangan teknologi tetap menyisakan pertanyaan tentang kreativitas, identitas musikal, dan peran manusia dalam proses penciptaan.
(kha)