Sang aktor kemudian menyinggung kondisi sang istri. Baginya, keputusan untuk memiliki anak seharusnya tidak dipaksakan hanya demi mendapatkan anak laki-laki, terlebih jika sang istri sudah merasa cukup dengan jumlah anak mereka.
“Egois rasanya harus memaksa istri yang sudah merasa cukup untuk coba-coba lagi dengan hasil yang belum tentu juga dapet anak cowok,” katanya.
Lewat tanggapan Krisjiana Baharudin tersebut, sang aktor seakan menegaskan, vasektomi bukanlah keputusan spontan. Baginya, pandangan tentang pernikahan dan jumlah anak juga harus melibatkan sang istri.*
(SIS)