JAKARTA - Hayati Kamelia mengaku khawatir dengan kondisi Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan. Status high risk yang disandang Ammar, diakui Kamelia, sangat berat untuk dijalani mengingat sang kekasih ditempatkan di sel isolasi.
“Yang ditakutkan itu kan memang dia dibawa kembali ke Nusakambangan. Karena statusnya high risk (berisiko tinggi), jadi satu orang menghuni satu sel. Begitu kan," ujarnya kepada awak media di kawasan Jakarta Barat, pada 11 Mei 2026.
Selain terasa sepi, kondisi kamar tahanan pun menjadi sorotan Hayati Kamelia. Penerangan yang minim kabarnya membuat suasana sel menjadi begitu mencekam dan berpotensi membuat narapidana depresi.
“Bayangkan saja, Bang Ammar harus berdiam di dalam kegelapan karena penerangan di dalam sel isolasi kan hanya mengandalkan lampu 5 Watt. Belum lagi, setiap hari dia hanya menatap tembok. Gimana orang tidak trauma?” ungkapnya.
Karena kondisi itu, Kamelia Hayati mengungkapkan, keluarga berharap status high risk Ammar Zoni bisa ditinjau kembali oleh pihak Dirjen PAS. Apalagi bapak dua anak itu sudah menjalani masa tahanannya selama 6 bulan.
“Saya khawatirnya Bang Ammar down lalu putus asa. Karena kan sebelum dibawa ke Nusakambangan saja, dia sudah terlihat putus asa. Enggak semua hal kan harus saya ceritakan,” tuturnya menambahkan.*
(SIS)