Secara mental, Dewi merasa jauh lebih kuat dari sebelumnya. Ia juga memilih untuk berdamai dengan keadaan seiring proses perceraian yang sedang berjalan.
“Kalau sudah jadi ibu, menurut saya kekuatan itu muncul dengan sendirinya saat melihat perkembangan anak-anak. Kita harus bisa bertahan demi anak-anak, dan itu mengalir dengan alami, tanpa perlu dipaksakan,” jelasnya.
Wanita berusia 36 tahun ini berencana hadir dalam sidang perceraian pada 13 November mendatang. Dewi berharap sidang kali ini berjalan lancar, setelah sebelumnya sempat ditunda karena adanya kesalahan pada amar putusan.
“Iya, Rabu nanti, insya Allah saya akan hadir. Sidang dijadwalkan jam 13.00 WIB, jadi kalau mau datang saja. Semoga semuanya lancar,” tutupnya.
(aln)