Jangkauan peredaran ‘Cipta di Batas Rasa’ saat dirilis pada akhir 2020 pun terbatas karena adanya kontrak eksklusif dengan layanan musik digital yang disebutkan di atas. Begitu masa berlaku kontraknya selesai, Mondo dan Pricil sepakat untuk mengedarkan kembali lagu tersebut secara lebih luas dan meneruskan kolaborasi mereka.
“Karena waktu peredaran yang dibuat terbatas itu, sayang banget kalau kami enggak rilis ulang. Makanya kami punya ide untuk rilis lagi lagu itu, ditambah satu lagu baru,” kata Mondo.
Pricil pun menyambut ide membuat lagu baru bersama Mondo dengan sangat antusias. Dengan merilis ‘Cipta di Batas Rasa’ dan ‘Lepas Berdansa’, Pricil memiliki beberapa harapan.
“Harapannya sebenarnya terdapat di inti kedua buah lagu tersebut, yaitu termotivasi untuk terus berkarya tapi enggak terus memaksakan kehendak alih-alih ambisius,” katanya.
“Aku juga ingin orang-orang melihat sisiku yang menyanyikan tipe lagu berbeda dari biasanya, bareng Mas Mondo pula. Ini suatu hal yang baru yang ingin kutunjukkan. Semoga responnya baik dan pada suka,” lanjutnya lagi.*
(ltb)