Mendapat banyak kecaman karena dianggap tidak berhasil merepresentasikan sebuah komunitas dan dicap meromantisasi disabilitas, Sia kini mengaku sempat stres dan berencana bunuh diri sebelum akhirnya menjalani rehabilitasi.
“Aku depresi dan ingin bunuh diri, sampai aku harus masuk rehabilitasi,” ucap Sia dilansir dari Entertainment Weekly.
Ini bukan kali pertama sang musisi memicu diskusi soal kesehatan mental. Sejak tahun 2013 silam, Sia sudah buka-bukaan soal kehidupan lamanya yang penuh ketergantungan terhadap medikasi, membuat dirinya harus keluar-masuk rehabilitasi untuk ‘membersihkan’ diri.