Namun, dua tahun terakhir, pikiran Denada mulai berubah. Sejak tinggal di Singapura untuk menemani sang putri yang berobat karena penyakit kanker darah, pelantun Mutha Futha itu merasa butuh pasangan hidup.
Denada merasa berat jika harus berjuang mendampingi sang putri seorang diri. Dia mulai terpikir untuk memiliki pasangan agar bisa saling berbagi cerita dan melepaskan bebannya.
"Sejujurnya gue justru baru sadar bahwa kayaknya gila ya untuk melalui semua ini sendiri sebenarnya berat banget," ungkap Denada.
(LID)