"Dua tahun kita sudah pasarkan sampai sekarang belum ketemu jodohnya," ujar Denada.
Selain biaya pengobatan, Denada juga membutuhkan uang untuk kehidupannya selama menemani sang putri di Singapura. Ia harus rutin membayar biaya hidup yang tak murah di negara tersebut.
"(Tak ada pemasukan) itu sangat mengkhawatirkan buat aku yang tinggalnya di Singapura. Ada kewajiban-kewajiban yang harus dibiayai setiap bulannya," ungkap Denada.
(aln)