JAKARTA - Sebelum era Nunung atau stand-up mulai berkembang di Indonesia, tak banyak pelawak perempuan di Tanah Air. Satu-satunya nama pelawak perempuan yang pernah dikenal hanyalah Ratmi B-29.
Pemilik nama asli Suratmi ini lahir di Bandung pada 16 Januari 1932. Ratmi kecil memang sudah sangat lekat dengan dunia hiburan. Dia suka bernyanyi sampai-sampai neneknya sempat khawatir dan mengaku tak sudi cucunya menjadi seorang ronggeng.
Ditinggal sang ayah sedari kecil membuat Ratmi harus hidup mandiri. Bersama ibunya, Sainem, Ratmi pun berjuang menghidupi kehidupannya agar menjadi lebih baik.
"Keadaan inilah yang memaksa diri saya untuk membulatkan tekad dalam usaha saya memenuhi panggilan hidup yang sebenarnya, yakni kesenian," kata Ratmi dalam sebuah wawancara dengan majalah Djaja di tahun 1969.
Baca juga: Benyamin Sueb, Si Muka Kampung Rezeki Kota yang Tak Tergantikan
Ratmi B-29 belajar kesenian secara otodidak. Tak memiliki keturunan seniman, Ratmi mulai rajin menyaksikan pertunjukan dan mempraktikkannya.
Lambat laun bakatnya mulai terasah. Ia tak hanya bisa melawak namun juga jago saat menjadi sinden, penyanyi keroncong, atau bahkan bermain film.