“Globalisasi tuh bagus karena kita bisa tahu macam-macam informasi dari luar. Tapi juga ada efek negatifnya, karena anak muda terkesan melupakan akarnya, baik itu bahasa, budaya, dan segala macam,” ungkapnya.
“Jadi memaknainya bagaimana pemuda Indonesia bisa lebih mencintai Indonesia. Boleh menyerap budaya luar tapi jangan lupa budaya Indonesia,” lanjut Prilly Latuconsina.