"Mengesampingkan bahkan meniadakan unsur-unsur integritas dalam mekanisme Pemilu mengakibatkan pejabat publik terpilih tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Mengapa demikian, karena saya meyakini bahwa terpilihnya pemimpin dan wakil rakyat nantinya akan berpengaruh kepada siapa yang terpilih ke depannya," ujarnya.
Harapannya, dengan pemilu yang diselenggarakan secara damai dan bermartabat, maka perubahan positif dapat dicapai oleh bangsa ini.
"Kita harus sama-sama yakini bahwa melalui Pemilu bisa membawa perubahan yang baik, masyarakat menaruh harapan yang besar terhadap Pemilu ini, berharap dengan pemimpin yang baru masyarakat akan menjadi sejahtera, pendidikan serta keamanan bisa terjamin, masyarakat menjadi pintar dan cerdas dan sejumlah harapan lainnya bisa diwujudkan," tutupnya.
(edh)