"Aku sudah melihat begitu banyak video dan teori fans di YouTube. Semua orang sangat bagus dalam menganalisis setiap elemen di sana. Aku sangat berhati-hati dan sadar bahwa aku tak boleh membocorkan apapun pada siapapun. Tapi aku sudah tak sabar ingin mengatakan sesuatu," ujar Claudia seperti dilansir Entertainment Weekly, Rabu (26/9/2018).
Hal pertama yang dibicarakan oleh Claudia tentang Nagini adalah sosoknya yang tak diketahui oleh publik. Selama ini, publik hanya tahu Nagini sebagai ular sekaligus Horcrux Voldemort yang membunuh Snape dan dibunuh oleh Neville Longbottom.
"Akan sangat menarik melihat sisi lain Nagini. Kalian hanya melihatnya sebagai sebuah Horcrux. Di sini, dia adalah seorang wanita yang luar biasa dan rapuh yang hanya ingin hidup. Dia ingin tetap menjadi manusia dan aku pikir itu adalah perbedaan yang keren dari karakternya," jelas Claudia.
The Maledictus: Aiding a Fugitive #FantasticBeasts pic.twitter.com/7AvfyKXanT
— Fantastic Beasts (@BeastsMovieUK) September 25, 2018
Lebih jauh, Claudia menjelaskan bagaimana Nagini pada 1927 yang menjadi setting Fantastic Beasts: the Crimes of Grindelwald, adalah manusia yang bisa bertransformasi menjadi ular sesuai keinginannya. Tapi, karena darah yang mengalir dalam tubuhnya, Nagini akan menjadi ular selamanya pada suatu saat.