JAKARTA - Ustadz Ahmad Al-Habsyi rupanya ikut memberi dukungan moril pada Fachri Albar. Ya, ustadz 37 tahun ini tampak mendatangi Fachri di RSKO Cibubur, Jakarta Timur pada Senin (12/3/2018) ditemani dengan kuasa hukum dari Fachri yakni Sandy Arifin.
Baca Juga: Kunjungi Fachri Albar, Renata Kusmanto Didampingi Pengacara hingga Ustadz
Lebih lanjut ustadz Al-Habsyi memang menyoroti terkait peredaran barang haram narkoba yang merajalela di Indonesia. Terlebih efek yang ditimbulkan pada barang haram ini memang tidak main-main.
“Yang pertama saya hadir ke sini dalam rangka bentuk keprihatinan, Indonesia saat ini memang darurat narkoba dan memang efek obat itu luar biasa tidak serta merta langsung bisa hilang begitu saja, butuh perjuangan, butuh strong will, butuh doa dan dukungan,” kata Ustadz Al-Habsyi.
“Saya hadir ke sini menemani sahabat saya Sandy lebih kepada memberikan semangat, dorongan, dukungan. Karena di saat seseorang terpuruk dia butuh seseorang untuk memberikan motivasi semangat bahwa mau jadi apa kita semua kembali kepada kita. Semuanya kembali kepada kita. Strong will kita ada atau tidak,” sambungnya.
Sementara itu, kedatangan dari Ustadz Al-Habsyi pada Fachri juga disebabkan lantaran sang ayahanda Fachri, yakni Achmad Albar berteman baik dengannya. Hal itulah yang mendorong Al-Habsyi datang, juga dirinya tak menampik bahwa kerap kali bertemu dengan Fachri dan juga Achmad Albar.
“Saya memang dari dulu berteman dekat dengan ayahnya, kemudian berteman dekat dengan Fachri. Sering kali kita dalam satu acara ketika saya tausiah di beberapa pilkada ayahnya dan Fachri sering tampil bareng,” ujarnya.
Kendati demikian, Ustadz Al-Habsyi juga meminta doa agar dengan kejadian ini, Fachri dapat merubah diri menjadi lebih baik. Terlebih dapat terlepas dari jeratan barang haram narkoba.
“Mudah-mudahan mohon doanya dari teman-teman, mudah-mudahan Fachri diberikan semangat untuk mau merubah diri menjadi lebih baik dan begitu juga teman-teman kita lainnya yang mereka semua berada dalam lingkaran ini diberikan petunjuk, hidayah oleh Allah SWT,” tutupnya.
Baca juga: Jalani Detoksifikasi di RSKO, Fachri Albar Tidak Boleh Dibesu
Seperti diketahui, Fachri Albar diringkus pihak kepolisian di kediamannya di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian mendapati Fachri memiliki barang haram berjenis satu paket sabu seberat 0,8 gram, 13 butir Dumolid, alat isap sabu berupa bong.