Jalani Detoksifikasi di RSKO, Fachri Albar Tidak Boleh Dibesuk

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 27 Februari 2018 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 27 33 1865602 jalani-detoksifikasi-di-rsko-fachri-albar-tidak-boleh-dibesuk-lS6oSgRfRf.jpg Fachri Albar (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Fachri Albar sudah resmi dipindahkan ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur sejak Senin 26 Februari 2018. Namun sejak ditempatkan di RSKO, Fachri sama sekali tidak boleh dibesuk.

Lantas, alasan apa yang membuat Fachri Albar tidak diizinkan menerima tamu? Terkait hal tersebut, Sandy Arifin selaku kuasa hukum Fachri memberikan penjelasan.

"Lagi detoksifikasi selama seminggu," ucapnya saat dihubungi pada Selasa (27/2/2018).

(Baca Juga: Polisi Apresiasi Kejujuran Rizal Djibran Akui Konsumsi Narkoba)

(Baca Juga: Gal Gadot Hingga BTS Masuk Nominasi Kids' Choice Awards 2018)

Seperti diketahui, Fachri Albar ditangkap di kediamannya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan pada 14 Februari 2018 pukul 07.00 WIB oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik sabu seberat 0,8 gram, tiga belas butir Dumolid, satu butir Camlet dan beberapa alat hisap atau bong.

Selain daftar barang bukti diatas, polisi juga menemukan narkotika jenis ganja dari tangan Fachri Albar. Namun menurut keterangan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, ganja yang ditemukan hanya berupa puntung sisa penggunaan.

Sementara terkait proses detoksifikasi yang tengah dijalani Fachri Albar, Sandy Arifin mengatakan bahwa pihak keluarga juga tidak diizinkan membesuk. Mereka baru diizinkan datang saat sesi pembersihan sisa racun narkoba dari dalam tubuh Fachri sudah selesai.

(Baca Juga: Disambut Meriah, Pemeran Cooking Camp Berasa Artis Besar)

(Baca Juga: Emma Stone Dikabarkan Tolak Tawaran Jadi Penjahat di Wonder Woman 2)

Sayang, Sandy Arifin juga tidak bisa memberikan komentar saat disinggung seputar detil proses detoksifikasi. Dirinya mengaku kurang memahami proses pengobatan seorang penyalahguna narkoba.

"Aku enggak ngerti. Kalau itu tanya ke dokter deh. Itu kerjaan dokter kan kalau soal itu, yang pasti dia memang dari awal pertama kali ditangkap kan malamnya sudah sakit-sakit. Sampai akhirnya di Kamis malam memuncak tuh sampai hari kemarin itu," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini