LOS ANGELES – Rumor baru muncul terkait penggarapan Wonder Woman 2. Kabar yang beredar menyebut jika Warner Bros dan DC telah menentukan siapa penjahat yang akan menjadi lawan Diana Prince alias Wonder Woman nanti.
Baca Juga: Sarah Paulson Ingin Perankan Cheetah di Wonder Woman 2
Dilansir CBR dari Hashtag Show, Selasa (27/2/2018), Cheetah akan menjadi musuh utama Wonder Woman di film keduanya. Menurut sumber, skenario yang ditulis oleh Patty Jenkins, Geoff Johns, dan Dave Callahan telah memasukkan Cheetah sebagai karakter antagonis utama.
Karakter Cheetah pertama diperkenalkan dalam cerita Wonder Woman pada 1943. Setidaknya, sudah ada empat penjelmaan Cheetah selama 75 tahun eksistensinya sejak pertama kali muncul.
Priscilla Rick merupakan sosok manusia dari Golden dan Silver Age Cheetah. Sementara Bronze Age Cheetah muncul dalam sosok Deborah Domaine. Sedangkan Barbara Ann Minerva adalah sosok Cheetah dalam cerita yang saat ini masih dikembangkan oleh DC.
Baca Juga: Sutradara Klarifikasi Isu Diana Prince Punya Pacar Baru di Wonder Woman 2
Untuk menghidupkan karakter Cheetah itu, Warner Bros Pictures kabarnya sudah memberikan tawaran kepada Emma Stone. Tapi sayangnya, kabar yang beredar menyebut jika mantan kekasih Andrew Garfield tersebut menolak pinangan Warner Bros.
Belum ada informasi siapa aktris lain yang dilirik Warner Bros untuk menggantikan Emma. Sebelumnya, ada Sarah Paulson yang sudah menunjukkan ketertarikan untuk berlakon sebagai Cheetah di Wonder Woman 2.
Film Wonder Woman 2 ditargetkan bisa tayang di bioskop Amerika pada 1 November 2019. Gal Gadot masih akan kembali berperan sebagai sang superhero wanita dari Amazon tersebut, sementar cerita akan mengambil setting pada masa perang dingin.
Jenkins masih menutup rapat informasi tentang jalan cerita di Wonder Woman 2. Sutradara wanita dengan bayaran tertinggi itu hanya mengatakan jika filmnya akan berbeda dari yang pertama.
“Kami sebenarnya sedang benar-benar membuat film yang berbeda dengan hal-hal yang sama, yang serupa dengan apa yang kita sukai, tapi ini adalah film yang benar-benar berbeda. Jadi, ini bukan ‘dua’ bagi kami. Ini benar-benar petualangan baru bersama yang mana kami tak bisa lebih beruntung lagi (mengerjakannya),” tutur Jenkins.