JAKARTA - Seorang penyanyi, koreografer dan juga instruktur senam di Korea yang kerap disapa Danbee memutuskan untuk memulai kariernya di Tanah Air. Dara campuran Korea Jepang itu pun memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan musik Dangdut hingga tercipta genre musik K-Dut (Korea–Dangdut).
(Baca Juga: Fans Nekat Terobos Barikade Polisi, Wanna One Terpaksa Diamankan)
(Baca Juga: Janjikan Single Berbeda, Lala Karmela Rela Joget Bareng Dipha Barus)
Ungkapan rasa senang dan bahagianya diungkapkan Danbee saat berkunjung ke pengurus PAMMI (Persatuan Musik Melayu Dangdut Indonesia) di kawasan Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, Danbee mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa bersilaturahmi.
"Perasaan saya merasa senang sekali diterima menjadi keluarga PAMMI", kata Danbee yang masih kental dengan logat Koreanya di Jakarta.
Dalam acara pertemuan tersebut, Waskito selaku Sekjen PAMMI menyampaikan bahwa pihak PAMMI sangat mengapresiasi adanya warna baru di dunia musik dangdut dan harapan PAMMI bukan saja K-Dut dikenal di Indonesia tapi dapat go Internasional.
(Baca Juga: Taeyeon Ingin Kolarobasi, Sayangnya Bukan dengan Baekhyun)
(Baca Juga: EXO Rilis Tanggal Tur Konser, Indonesia Masuk?)
Usut punya usut, adalah Agustinus Ronaldo, seorang produser rekaman yang sangat mencintai musik dangdut dan ia pun menggagas untuk mengkolaborasikan nuansa musik pop Korea dengan musik dangdut hingga tercipta genre musik K-Dut.
Dari penggabungan dua nuansa musik ini, terciptalah beberapa lagu dengan nuansa musik dangdut yang unik dan menggelitik. Dan sang produser menunjuk Diantoine dan Pradea (INA Musik) untuk mengemas musiknya.