Gubernur muda ini juga berterima kasih kepada seluruh para medis yang telah melakukan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin, bahkan yang sudah bekerja dengan hati, termasuk para perawat.
Zola pun menegaskan bahwa berbagai kritikan kepada dirinya berkaitan dengan sidak itu sudah menjadi resiko sebagai pimpinan, dan dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut. "Namun yang jelas tujuannya adalah untuk perbaikan pelayanan rumah sakit. Resiko saya sebagai pemimpin, dihina, dicaci maki, tidak apa-apa, yang penting kita memperbaiki diri kita," ujarnya.
Menurutnya, pascasidak tersebut, pelayanan di RSUD Raden Mattaher jauh lebih baik, terutama dalam hal keramahan dan respon cepat dari para medis. Namun peningkatan pelayanan itu bukan berarti sudah selesai, tapi terus dibenahi.
"Saya sudah komunikasi dengan Dewan Pengawas Rumah Sakit, ini bukan selesai di sini, tidak. Tetapi terus diperbaiki apa yang kurang, baik dari sisi fasilitas, kesejahteraan, keuangan rumah sakit termasuk untuk menaikkan tunjangan medis," katanya.
(ful)