"Saya sangat tidak menyangka. Saya berteman baik dengan dia, sahabatan, kita sering ketemu juga, tidak ada kejelekan," kata Galih di Mapolrestabes Bandung, Rabu (11/2/2015).
Meski begitu, ia mengaku tidak dendam pada Arez. Ia pasrah dengan sikap temannya yang memilih melaporkan dirinya ke polisi.
"Kalau soal dendam sih enggak lah. Serahkan saja sama Yang di Atas kalau soal itu. Saya pribadi tidak menyimpan rasa marah," ungkapnya.
Soal gitar, lanjut Galih, ia mengaku tidak mencurinya. Tapi gitar itu hilang di rumahnya. "Itu juga bukan gitar pertama yang hilang, saya sudah tiga kali hilang gitar. Karena di rumah itu dulu warnet kan, banyak lalu-lalang orang," tuturnya.