LOS ANGELES - Toni Braxton dikabarkan tengah mengalami kebangkrutan. Tidurnya tidak tenang karena setiap hari ditagih debt collector.
Kesulitan keuangan pertama kali menimpa penyanyi tersebut pada Oktober 2010. Dia meminjam uang sebesar USD10 juta dan USD50 juta. Utang tersebut belum dilunasi setelah Toni membatalkan serangkaian tur Las Vegas karena gangguan jantung.
Derita Toni bertambah karena upaya kesepakatan dengan kreditur gagal karena dia tidak ingin mengungkapkan dirinya tengah dilanda krisis keuangan. Demikian dilansir Femalefirst, Selasa (12/4/2011).
Walau demikian, pelantun Unbreak My Heart ini meyakinkan fansnya bahwa kini dia kembali berdiri, meskipun harus membayar sejumlah utang. Penyanyi berkulit hitam itu meyakinkan fans bahwa dia kembali berdiri dan sekarang hanya berutang sebesar USD500 ribu.
"Apa yang terjadi adalah kebangkrutan bisnis. Tapi karena saya dijamin semuanya secara pribadi, saya harus melaporkan kebangkrutan tersebut ke bank. Orang dilanda kepailitan butuh perlindungan," ucapnya.
(ang)