Denny Syakrie Bicara Musik Melayu

Tomi Tresnady, Jurnalis
Kamis 04 November 2010 18:43 WIB
Denny Syakrie (Foto: Tomi Tresnady/okezone)
Share :

JAKARTA - Pengamat musik Denny Syakrie mencoba meluruskan stigma musik melayu yang kini banyak dibicarakan oleh masyarakat luas termasuk para musisi.

Kata Denny, penamaan musik melayu pada band-band pop yang kini digandrungi tidaklah tepat. Sebut saja misalnya grup band ST12, Wali, dan Kangen Band. Menurut Denny, mereka itu grup band beraliran pop, bukan melayu.

“Sebenarnya ini harus diklarifikasi. Mereka itu pop biasa, tapi cengkoknya mirip dengan lagu malaysia. Melayu kan bukan genre, tapi Indonesia memang rumpun melayu juga. Jadi ini salah kaprah disebut melayu. Karena irama melayu itu berkembang di era 50-60an ada Said Effendi, ada beberapa nama yang membawa irama melayu,” tutur Denny saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Denny menambahkan, ada beberapa instrumen musik yang biasanya digunakan oleh musik melayu sesungguhnya.

“Melayu itu musiknya ada instrumen seperti gendang. akordion, dan gitar sudah pasti. Tapi iramanya beda. Kalau band-band kita pop biasa tapi dibawakan dengan irama melayu seperti orang malaysia nyanyi seperti Amy Search, Saleem iklim, atau Wings (asal Malaysia),” kata Denny.

Sejarah musik Indonesia juga menurut dia, saat munculnya band-band beraliran pop seperti Koes Plus dan Pambers sebetulnya mirip dengan band-band sekarang.

“Kalau rumpun melayu biasanya akan selalu mellow lagunya. Di era 60 sampai 70an seperti itu. Contohnya Koes Plus dan Pambers, lagunya simple tapi cengkoknya seperti itu. Ya memang kita kan rumpun melayu. Ari Lasso dan Melly Goeslaw saja saat nyanyi lagu Jika cengkok melayu ada,” lanjutnya.(tom)

(uky)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya