JAKARTA- Gary Iskak tidak mau rujuk dengan istrinya yang sedang mengandung, Rischa Novrischa. Bahkan, dia mengaku tak mau menunggu bercerai sampai anaknya lahir.
“Kata Gary tidak,” ungkap Yuliana Putri, kuasa hukum Icha, saat jumpa pers di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2010).
Yuliana mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Gary dan menanyakan perihal rujuk. Akan tetapi, Gary mengatakan tidak dan memintanya untuk berbicara dengan kuasa hukumnya, Shandy Arifin.
“Saya sempat ketemu Shandy seminggu lalu. Saya tanya ulang, kata Shandy tidak ada kata rujuk,” jelasnya.
Selain tak mau rujuk, Gary juga mengaku tidak mau menyanggupi pemberian nafkah kepada Icha dan anak di dalam kandungan. “Tadi pagi jam 10.00 WIB, Gary tidak mau menafkahi. Gary (hanya) mau menafkahi, tetapi tidak secara tertulis dan semampu Gary saja,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Rischa sendiri mengaku meminta rujuk karena ingin meminta pertanggungjawaban Gary, karena menceraikannya dalam kondisi hamil.
“Saya cuma tahu dari media perihal perceraian. Rujuk atau kembali, yang penting pertanggungjawaban karena saya manusia, jangan dibuat seperti ini. Kalau Gary tidak cinta lagi saya tidak tahu. Kalau rujuk lagi atau tidak, saya hanya minta pertanggungjawaban dari Gary,” paparnya.
Sebenarnya, Rischa hanya meminta Gary menemui keluarganya dengan baik-baik. Akan tetapi, dia tidak menyangkap pria yang menikahinya itu bisa berbuat seperti ini.
“Suami yang bertanggung jawab adalah yang menafkahi secara lahir dan batin kepada saya, sampai detik ini saya masih menjadi istri Gary dan saya lost contact dengan Gary dan tidak ada niat baik dari Gary,” pungkasnya.
(uky)