JAKARTA - Album keempat Kerispatih rampung sudah. Mereka telah meluncurkan album bertajuk Semua tentang Cinta, di La Piazza, Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (23/12/2009).
Pentolan Kerispatih Baday mengatakan setiap kali membuat album, pasti mereka merasa takut. Alasannya, kredibilitas Kerispatih selalu dipertaruhkan.
“Kita berlima punya konsep originalitas dan selalu kita terbentur dengan manajemen bisnis. Tapi itulah, warna kita di Kerispatih, sehingga mekanismenya dapat,” papar Baday.
Disadari, tren musik saat ini adalah eazy listening. Di sini, Kerispatih berupaya menggabungkan dari album pertama sampai sekarang ini.
“Memang ada perubahan dalam suara Kerispatih yang agak R&B dan dipaksa untuk mengeluarkan suara pop. Itu semua kita lakukan sama semua personel,” urai Baday.
Sammy, sang vokalis menambahkan, Baday banyak membantunya dalam take vocal. Album pertama hingga ketiga adalah sebuah pembelajaran Kerispatih untuk mengeksplorasi musik mereka hingga matang.
“Sehingga album kita kemarin sebagai jembatan kita untuk lebih bagus lagi dalam menghasilkan karya,” ujarnya.
Arief menimpali, menjaga musikalitas sangat sulit. Namun Kerispatih selalu belajar dari album sebelumnya.
“Kita ngeblen di Kejujuran Hati, sehingga kita ubah sedikit. Makanya muncul album keempat,” ujar pembetot Bass ini.
Album pertama adalah musik original Kerispatih. Mereka bermusik apa adanya.
“Kita menyebut konsep ini autis album, karena Kerispatih punya konsep tersendiri tapi tetap mengikuti industri musik,” imbuh Baday.
Disinggung mengenai trik khusus dalam mengikuti pasaran tren musik, dia mengatakan tidak ada.
“Memang saya paling banyak bumbu, tapi tanpa kehadiran mereka yang memasak, sehingga lagu-lagu kita bisa diterima masyarakat,” pungkasnya.
(nov)