Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Adjie Mengidap Sindrom Koroner Akut, Bukan Diracun!"

Johan Sompotan , Jurnalis-Selasa, 08 Februari 2011 |15:45 WIB
Adjie Massaid. (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tim Dokter Rumah Sakit Fatmawati menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda racun di tubuh Adjie Massaid, terkait penyebab kematiannya.

Dalam keterangan pers yang digelar tim dokter RS Fatmawati, dugaan adanya racun di tubuh Adjie Massaid dibantah. Tim dokter menyatakan, Adjie Massaid mengidap sindrom koroner akut.

“Kami lihat datanya sindrom koroner akut. Prosesnya berjalan bertahun-tahun. Kami melihat serangan jantung akut. Kita kasih terapi jantung, sempat membaik. Jadi tidak ada indikasi ke arah sana (racun),” jelas jelas Ketua SMF(Staf Medis Fungsional) Jantung RSUP Fatmawati, Dr Eddy Sunarjuniarto Spjb, saat ditemui di RS Fatmawati, Jalan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, Selasa (8/2/2011).

Adjie pun sempat mendapat terapi, di mana dari hasil riwayat penyakit (anamnesa), ada keluhan sakit jantung. “Kami beri obat pengencer darah, agak reda. Kami pastikan jantung koroner, kasih obat pengencer darah satu lagi, tenang,” papar Dr Eddy.

Setelah itu, dokter kembali memeriksa fisik dan melakukan rontgen. “Waktu sedang berjalan, timbul kegawatan dan langsung diresusitasi,” jelasnya.

Rumor diracunnya Adjie Massaid merebak via Blackberry Messenger, terkait dengan pencalonannya sebagai Ketua Umum PSSI. Kabar yang terlanjur menyebar ke masyarakat ini pun terjawab. Lebih lanjut, RS Fatmawati menegaskan tidak ada permintaan autopsi dari keluarga Adjie Massaid.

“Sampai saat ini keluarga enggak minta autopsi. Kami menjalani sesuai prosedur dan maksimum yang kami bisa,” pungkas Direktur Medik dan Keperawatan RS Fatmawati, Dr Lia G Partakusuma SpK.

(nov)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement