Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tulis Cerpen, Lukman Sardi Hanya Butuh Empat Jam

Mahfiroh , Jurnalis-Minggu, 16 Januari 2011 |12:17 WIB
Tulis Cerpen, Lukman Sardi Hanya Butuh Empat Jam
Lukman Sardi. (Foto: Yulius Satria Wijaya/Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Aktor Lukman Sardi tak percaya jika dirinya bisa menulis hanya dalam tempo empat jam saja. Padahal sebelumnya, dia ketakutan untuk merangkai barisan kata-kata.

“Tadinya gue pikir, menulis itu bakalan lama. Prosesnya itu, gue lagi syuting. Terus selesai syuting, sekira jam 12 alam, gue ketemuan di kafe. Dia (Djenar) langsung nyodorin laptop ke gue. Sekitar tiga sampai empat jam ternyata sudah kelar,” papar aktor Darah Garuda itu, ditemui di Ecobar 365, Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Melihat hasilnya, putra violinist Idris Sardi ini tak percaya. Dia bahkan terkagum-kagum melihat hasil tulisannya.

“Kok bisa ya secepat ini? Karena besok paginya gue harus pergi lagi ke lokasi, jadi kami berhubungan lewat email. Terus Djenar bilang, kalau tulisan gue itu enggak perlu direvisi lagi,” ungkapnya bangga.

Lukman pun mengambil hikmah dan mengingat kata-kata Djenar. “Menulis itu harus mengalir saja. Jadi gue saat menulis tidak memikirkan bahasa gue baku atau apalah,” tandasnya.

Ditanya apakah Lukman menemukan keasyikan tersendiri saat menulis, dia mengakuina. “Ada, tapi gue belum berani untuk membuat buku. Biar Djenar saja,” kata tertawa.

Ditambahkan Lukman, akting dan menulis adalah dua sisi imajinasi yang sama. Sedangkan dia mengaku tipikan orang yang tidak bisa menuangkan ide dalam kepala ke dalam susunan kata-kata.

“Gue takut menulis itu. Takutnya, ide yang gue maksud itu tidak sampai ke pembacanya. Kadang gue punya ide tentang film. Gue sampai menghubungi teman untuk menuliskan apa yang gue inginkan,” tandasnya.

(nov)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement