Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Andika 'Kangen Band' Tak Siap Dipenjara

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Rabu, 10 November 2010 |15:11 WIB
Andika 'Kangen Band' Tak Siap Dipenjara
Rahmat & Andika (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Andika kaget ketika jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya dengan hukuman tujuh bulan penjara. Vokalis Kangen Band itu tidak siap menjalani kehidupan di hotel prodeo.

"Gue kagetlah. Gue belum siap saja dipenjara cuma karena masalah seperti ini. Tapi lihat saja nantilah," ketus Andika usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur, Rabu (10/11/2010).

Pelantun Yolanda itu tak habis pikir mengapa jaksa masih bersikeras mendakwa dirinya bersalah. Apalagi, dia juga merasa dipermainkan karena perjanjian damai dengan korban pemukulan sudah dilakukan secara tertulis di depan majelis hakim.

"Padahal kan dari situ sudah damai. Sejauh ini sih gue masih anggap dia teman. Kalau masih dituntut tujuh bulan, gue merasa kayak dipermainkan dan dijebak," tudingnya.

Meski merasa dipermainkan, duda satu anak ini tetap berusaha menaati prosedur persidangan. Kini, Andika bersiap menyiapkan nota pembelaan pada sidang selanjutnya.

"Pasti akan banyak pembelaan. Aku kan memang di situ cuma nengahin. Aku bukan sengaja datang mau mukulin. Jadi enggak mungkinlah aku sengaja mukul dia," kilahnya.

Andika dituntut karena melakukan pemukulan terhadap Rahmat Fauzi yang juga teman semasa kecil Andika. Peristiwa pemukulan bermula pada Jumat, 28 Mei 2010, pukul 22.00 WIB, Andika bermaksud menanyakan Blackberry milik basis Kangen Band yang hilang kepada Rahmat. Karena merasa tidak mengambil, Rahmat lalu pergi meninggalkan Andika.

Namun, Andika malah marah dan memukul korban dengan cara menarik baju, lalu memukul kepala korban. Pemukulan itu mengakibat lecet di leher korban akibat benda tumpul dan cakaran.

(ang)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement