Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atha Capek Perjuangkan Raul Lemos

Tomi Tresnady , Jurnalis-Selasa, 03 Agustus 2010 |14:44 WIB
Atha Capek Perjuangkan Raul Lemos
Atha (Foto:Johan Sompotan/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tak terbayangkan betapa hancur perasaan Silvalay Noor Athalia (Atha) melihat suami yang diperjuangkannya, Raul Lemos, justru berciuman dengan Krisdayanti (KD) di depan umum. Atha kini tak ingin lagi memperjuangkan Raul.

Atha membulatkan tekad mencabut laporan terhadap kakak KD, Yuni Shara, setelah melihat di infotainment Raul dan KD berciuman. Aksi kecup bibir itu telah mematahkan semangat Atha mempertahankan rumah tangga dengan Raul.

"Mungkin ibu Atha sudah capek. Dia sudah berusaha menjaga anak-anaknya, menjaga suami, tetapi suami tidak mendukungnya. Dia mungkin sudah pasrah. Sudah berjuang sana-sini, tapi suami tidak mendukung," ujar kuasa hukum Atha, Hermin SH, yang dihubungi, Selasa (3/8/2010).

Menurut Hermin, Atha mencabut laporan terhadap Yuni bukan karena kasus tersebut jalan di tempat dan tidak bisa diproses hingga meja hijau.

"Enggak, bukan itu. Proses tetap berjalan. Dia melihat suaminya seperti itu malah justru tidak mendukungnya," tegasnya.

Atha melaporkan Yuni pada 12 April 2010, setelah melihat ucapan Yuni di infotainment yang terkesan menyudutkan Atha dan anaknya. Sejak saat itu hingga kini, tak sekalipun Yuni bertemu secara pribadi dengan Atha.

"Tidak ada kesepakatan apa-apa dengan Yuni. Dia sudah merasa maksimal memperjuangkannya. Ini karena ibu Atha melihat dari sisi anak-anak aja," tegasnya.

Atha mencabut laporan polisi terhadap Yuni yang tertanggal 12 April 2010 dan bernomor LP/1205/IV/2010/PMJ/Dit Reskrimum. Latar belakang pencabutan itu karena Atha kecewa setelah melihat Raul dan KD berciuman di depan umum. Apalagi, ciuman itu disaksikan masyarakat, termasuk anaknya dan juga anak KD.

(ang)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement