JAKARTA - Roger Danuarta diliputi kepanikan mendalam saat mendapati ayahnya, Johnny Danuarta, kejang sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Kejadiannya kemarin sore. Aku dipanggil sama pembantu. Katanya papa kejang-kejang. Awalnya, papa pusing, minta dipijitin sama dia (pembantu). Memang papa sering dipijit. Enggak lama pusing, papa minta obat. Begitu aku balik, kok sudah tersenggal nafasnya," ungkap Roger yang ditemui di rumah duka RS Dharmais, Jakarta, Senin (28/6/2010).
Setibanya Roger di tempat Johnny berada, dia melihat sang ayah sudah duduk tergeletak dalam kondisi lemas.
"Aku cek nafasnya suddah enggak ada. Cek nadi ada, tapi lemah. Aku gendong papa ke mobil. Sampai di sana (Eka Hospital) masuk emergency. Ditangani selama hampir sejam-dua jam. Setengah jam pertama, dokter bilang kalau denyut nadi enggak balik lagi, kemungkinannya (selamat) kecil banget," tuturnya.
Mantan pacar Sheila Marcia Joseph itu bersikeras meminta dokter terus berusaha menyelamatkan ayahnya dari maut. "Aku minta tolong sama dokter untuk usahain, kasih napas buatan, kejut lagi. Pas mama datang, kita semua setuju untuk menyerah," katanya sedih.
Johnny, kata Roger, sudah lama sakit. Awalnya kena diabetes. Penyakit gula itu telah menggerogoti tubuh ayahnya selama 20 tahun. Kemudian ditambah komplikasi jantung, ginjal dan liver.
"Terakhir periksa, kondisi papa sudah serius banget. Kita juga sudah ada rencana follow up hasil pemeriksaan itu," ucapnya.
Johnny meninggal pada Minggu, 27 Juni 2010, pukul 22.30 WIB. Dia wafat dalam perawatan di Eka Hospital, BSD, Tangerang, Banten. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka RS Dharmais, Jakarta Barat.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri