Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Film Harimau yang Lapar, Ajak Indonesia Berantas Kurang Gizi

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2009 |19:23 WIB
Film <i>Harimau yang Lapar</i>, Ajak Indonesia Berantas Kurang Gizi
(Foto: Yulianto/Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Sebuah film dokumenter yang diberi judul Harimau yang Lapar berkisah tentang ahli gizi India, diluncurkan di Indonesia. Hashim Djojohadikusumo sengaja meluncurkan film ini untuk memberikan contoh bagi masyarakat Indonesia.

"Di sini (Indonesia) ada problem yang digambarkan karena ada anak yang meninggal kekurangan gizi," terang Hashim di Hotel Intercontinental, Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (27/10/2009).

Menurutnya, kisah pakar susu India Dr Verghese Kurien memiliki gagasan agar sapi dan kambing betina jangan dipotong. "Ambil yang jantan saja. ini kisah nyata 55 tahun lalu dan revolusi ini benar-benar menyelamatkan India," cerita dia.

Latar lokasi syuting film ini dibuat di empat lokasi yakni Rajasthan India, Gujarat, Kepulauan Bali, dan Sumba, Nusa Tenggara Barat.

"Film ini akan dirilis 7 Januari 2010," tambah adik Prabowo Subianto ini.

Film ini juga akan ditonton pada 1-2 November 2009 di Festival Film Asiatica Film Mediale di Italia.

"Ini akan jadi film pembuka di World Food Summit FAO di PBB 16-18 November di Roma, Italia," pungkas Hashim.

(nov)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement