JAKARTA - Manohara Odelia Pinot mengaku tidak ingin menghadiri sidang perdana perceraiannya dengan Pangeran Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry di Kelantan, Malaysia 2 Agustus mendatang.
"Mano tidak ke sana, karena sudah ada kuasa hukum Mano. Semua sudah saya serahkan," kata Manohara dalam jumpa persnya di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Selain itu, Mano mengaku tidak bisa berangkat ke Malaysia karena banyak pekerjaannya di Indonesia yang tidak dapat dia tinggalkan.
Meski begitu, Mano mengaku siap untuk hadir di pengadilan, jika memang seandainya dia dibutuhkan untuk datang. "Mano akan datang. Mano akan ke sana, tapi Mano akan melihat keamanan dulu, agar tidak terulang," katanya.
Diketahui, Muhammad Fakhry menggugat Manohara ke Pengadilan Rendah dan Pengadilan Tinggi Malaysia. Di Pengadilan Rendah, sebagai suami Fakhry meminta Manohara pulang.
Sedangkan di pengadilan tinggi, Fakhry menuntut Rp300 miliar dan Rp3 miliar sebagai pengganti biaya perkawinannya.
Kemudian Manohara mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Syariah di Malaysia. Rencananya sidang perdananya akan digelar 2 Agustus mendatang.
(uky)