Tema penyesalan menjadi pembeda Merayu Waktu dari karya-karya Eltasya sebelumnya. Kali ini, cerita yang diangkat bukan sekadar tentang dinamika perasaan dalam hubungan, melainkan juga tentang keinginan mengubah sesuatu yang sudah telanjur terjadi.
Menariknya, Eltasya tidak merencanakan sejak awal untuk membawakan lagu tersebut. Ia justru mengenal Merayu Waktu ketika berkunjung ke studio.
Saat itu, ia diperdengarkan materi lagu yang kemudian langsung menarik perhatiannya.
“Awalnya aku cuma niat main ke studio, eh ternyata malah ditawarin lagu ini. Pas pertama kali dengar, aku langsung suka dan akhirnya memutuskan buat membawakannya,” cerita Eltasya.
Ketertarikan itu membuat Eltasya mantap membawakan lagu tersebut. Ceritanya yang berpusat pada penyesalan dan harapan untuk memperbaiki hubungan menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa cocok dengan materi lagu tersebut.