JAKARTA - Sarwendah Tan melalui kuasa hukumnya mengungkapkan kekecewaan karena sang mantan suami, Ruben Onsu, melayangkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 30 Juni 2026.
Padahal, kedua belah pihak sebelumnya telah sepakat untuk bertemu secara langsung dan membahas konflik mereka, pada 11 Juli mendatang. Namun sebelum jadwal itu tiba, Ruben lebih dulu melayangkan gugatannya ke pengadilan.
Atas keputusan itu, Chris Sam Siwu mempertanyakan komitmen Ruben dan kuasa hukumnya dalam menyelesaikan konflik. “Kami sebenarnya kecewa. Seharusnya kan ketemu tanggal 11 Juli. Tapi ini belum terlaksana sudah mengajukan gugatan,” imbuhnya.
Chris mengaku, awalnya Sarwendah berharap persoalan hak asuh anak bisa dibicarakan secara kekeluargaan lewat pertemuan tersebut. Namun karena tiba-tiba kubu Ruben mengajukan gugatan, pihak Sarwendah merasa hal tersebut cukup membingungkan.
“Kami menghormati keputusan pihak RO sebenarnya. Tapi, menurut kami, ini lucu saja. Logikanya di mana? Ya, seharusnya kan kita duduk bareng dulu pada 11 Juli 2026. Tapi belum juga bertemu kok sudah ada gugatan saja?” tuturnya menambahkan.
Namun Chris Sam Siwu menegaskan, aksi Ruben melayangkan gugatan hak asuh anak tidak menjadikan komunikasi antara kedua belah pihak terputus. Ia mengatakan, masih ada kemungkinan pembahasan dilakukan saat sidang mediasi pada 15 Juli 2026.
Kekecewaan Sarwendah itu kemudian ditanggapi oleh Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu. Lewat Instagram, dia menyindir sikap Sarwendah dan tim kuasa hukumnya yang dianggap plin-plan.
“Katanya, gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben sudah lama ditunggu. Tapi kenapa saat gugatan diajukan malah kecewa? Ini bagaimana ya, saya jadi bingung? Jadi bingung sebenarnya ditunggu atau kecewa?” sindir Minola.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri