JAKARTA - Habib Jafar kini semakin melebarkan sayapnya di dunia hiburan. Jika biasanya tampil di beberapa program podcast, kali ini dia merambah ke film layar lebar.
Buku ciptaannya berjudul Seni Merayu Tuhan kini diangkat menjadi sebuah film. Baginya, proyek tersebut menjadi perjalanan yang penuh kejutan sekaligus ingin film ini dapat menjadi tuntunan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Habib Jafar dalam peluncuran trailer sekaligus konferensi pers film Seni Merayu Tuhan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
"Semoga kita bisa bekerja sama bersama-sama untuk menjadikan tontonan ini bernilai tuntunan bagi siapa saja yang nonton nantinya,” kata Habib Jafar.
“Tadinya saya itu ‘jeda nulis’ untuk bikin YouTube, nggak pernah expect bahwa ‘jeda nulis’ itu jadi film di layar bioskop. Jadi terima kasih buat semua yang mendukung, yang percaya, yang sudah memberikan segalanya untuk film ini,” ujarnya.
Habib Jafar mengaku awalnya tak terpikir akan masuk ke dunia film. Dia menjelaskan, buku Seni Merayu Tuhan lahir dari dua keresahan yang selama ini dirasakannya.
Pertama, dia melihat masih banyak orang yang semangat menjalankan ritual keagamaan, tetapi kehilangan makna spiritual di balik ibadah tersebut. Menurutnya, banyak orang menganggap amal ibadah sebagai alat tukar untuk mendapatkan surga, padahal yang terpenting adalah meraih rahmat Tuhan.
“Seolah-olah dengan amal itu kita bisa menjadikannya sebagai nilai tukar terhadap surganya Tuhan. Padahal kata Nabi Muhammad, amal itu tidak untuk menjadi alat tukar terhadap surganya Tuhan, tapi amal itu sebagai alat untuk mengetuk pintu rahmatnya Tuhan,” katanya.
Karena itu, dia ingin mengajak masyarakat memandang ibadah sebagai bentuk cinta dan rayuan kepada Tuhan, bukan sekadar rutinitas.
Selain itu, Habib Jafar juga ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap aktivitas sehari-hari bisa bernilai ibadah apabila diniatkan dengan benar.
“Sebenarnya lo bisa memaknai semua kegiatan lo itu sebagai seni merayu Tuhan. Caranya adalah dengan menjadikan upaya lo untuk mengajak orang tertawa, upaya lo untuk mengajak orang bahagia, itu sebagai upaya ibadah lo kepada Tuhan,” tuturnya.
Melalui pesan tersebut, dia berharap masyarakat bisa melihat bahwa bekerja, berkarya, hingga aktivitas sederhana sehari-hari dapat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
Dia juga berharap dakwah melalui film ini dapat mengajak penonton merenungkan arti kedewasaan dalam menjalani kehidupan.
(ant)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri