“Situasi ini tentu membuat kami semua bersedih. Hal yang awalnya sederhana menjadi sangat sulit bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa selama beberapa bulan terakhir dirinya dan keluarga mengalami tekanan besar di media sosial.
“Selama beberapa bulan terakhir kami dan keluarga mengalami cyberbullying yang sangat besar. Banyak komentar, tuduhan, bahkan penyebaran informasi pribadi yang terjadi. Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, tetapi pengalaman ini membuat kami memahami betapa kuatnya dampak media sosial terhadap kehidupan seseorang,” kata Zendhy.
Menurutnya, satu peristiwa kecil dapat berkembang menjadi gelombang opini yang sangat besar ketika masuk ke ruang digital.
Zendhy menyampaikan bahwa ia bersyukur karena pada akhirnya perkara tersebut telah diselesaikan melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh kepolisian.