Lechumanan selaku tim kuasa hukum Inara, menyayangkan keputusan Mawa menolak Restorative Justice. Dia menegaskan, perkara hukum bukan hal yang menyenangkan untuk dilewati meski dia berstatus pelapor.
"Semua itu upaya yang sangat melelahkan. Sehingga saran saya, sudahlah, terima saja Restorative Justice," katanya pada 15 Januari 2026.
Namun begitu, Wardatina Mawa tampaknya belum berniat memaafkan dan berdamai dengan Insanul Fahmi meski sudah ada pertemuan, pada 15 Januari 2025.
Mawa memilih untuk melihat sejauh mana Insanul akan memenuhi dua permintaannya: (1) meminta maaf secara terbuka di hadapan media (2) membeberkan bukti pernikahan siri.*
(SIS)