Menggarap ulang lagu legendaris tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Fabio mengaku harus ekstra hati-hati agar esensi lagu tetap terjaga.
“Tantangannya adalah bagaimana agar tetap bisa menjaga roh dari versi orisinal lagu ini, karena itu yang membuat lagu ini dicintai banyak orang. Lagu ini sudah punya tempat spesial di hati banyak orang, jadi harus sangat hati-hati agar pada saat menyanyikannya tidak menghilangkan esensinya,” katanya.
Lewat kolaborasi ini, Fabio Asher memiliki harapan besar. Ia ingin single remake tersebut mampu menjembatani lintas generasi pendengar.
“Harapan saya, single remake ini bisa menjadi jembatan antara generasi. Semoga pendengar lama tetap bisa merasakan nostalgia dan emosi yang sama, sementara pendengar baru bisa mengenal dan jatuh cinta pada lagunya. Yang paling penting, semoga lagu ini kembali hidup dan punya makna baru bagi siapa pun yang mendengarkannya,” tutup Fabio Asher.
(kha)