Sal menegaskan, tak ada yang spesial dalam foto tersebut, melainkan hanya sebagai bentuk sopan santun terhadap tuan rumah.
Namun, ia menyadari bahwa foto tersebut melukai perasaan para penyintas kekerasan seksual.
"Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya enggak bela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan dia sama apa pun yang dia inginkan soal ini," tegas Sal.
Secara tegas, Sal menyatakan keberpihakannya pada keadilan. Ia bahkan berani berkata kasar untuk meluapkan emosinya terhadap perbuatan Sitok.
"Menurut saya clear, dia janc*k. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks," tutup Sal.