"LSF harus bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi mereka yang membutuhkan. Dengan adanya situs baru ini, tidak hanya menghubungkan LSF dengan penonton, namun juga dengan industri perfilman, pemerintah, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya," ucapnya.
Lebih lanjut, Sekjen Bambang juga menyoroti peran penting film sebagai bagian dari internalisasi nilai budaya.
"Film memiliki peran penting dalam memasukan nilai-nilai budaya Indonesia ke dalamnya yang kemudian dapat memberikan edukasi serta literasi mendidik bagi generasi bangsa. Peluncuran lsf.go.id ini menjadi salah satu bagian dari internalisasi budaya tersebut," tuturnya.
Sementara itu, Ketua LSF, Naswardi turut menjelaskan bahwa kehadiran situs ini menjadi bagian dari transformasi layanan publik yang terbuka, profesional, dan ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kami terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan birokrasi yang bersih, prima, profesional, dan tentunya ramah bagi semua kalangan. LSF juga terus aktif mendorong seluruh pemangku kepentingan industri film, termasuk jaringan bioskop di seluruh Indonesia, untuk lebih memperhatikan aspek inklusivitas bagi penyandang disabilitas dalam setiap layanan mereka,” ujarnya..
Turut hadir dalam peresmian, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Kikin P. Tarigan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret yang diambil oleh LSF.