Namun pria 41 tahun tersebut memutuskan bersolo karier dengan merilis album ‘11:11’, pada 2012. Sekitar 2 tahun kemudian, dia kembali merilis album kedua bertajuk ‘Tempat Aku Pulang’. Dari album inilah lahir sederet lagu populer yang melambungkan nama Fiersa.
Beberapa di antaranya adalah Celengan Rindu, Waktu yang Salah (feat Thanti Sundari), hingga April. Sepanjang 13 tahun kariernya, lulusan sastra Inggris ini sudah merilis lima album, 30 single, dan enam proyek kolaborasi.
Setelah merilis album keduanya, suami Aqia Nurfadla ini lebih fokus menghasilkan karya tulis. Sepanjang 2016 hingga 2019, dia tercatat merilis enam buku: Garis Waktu, Konspirasi Alam Semesta, Catatan Juang, Arah Langkah, 11:11, dan Tapak Jejak.
Akhir tahun 2024, Fiersa Besari memutuskan, vakum manggung sepanjang tahun ini. Kala itu, dia mengaku, belum tahu sampai kapan proses vakumnya itu akan berlangsung. Setelah itu, dia memulai perjalanannya menaklukkan berbagai gunung di Indonesia.
Sebelum memulai perjalanan ke Puncak Carstensz, pelantun Pelukku untuk Pelikmu itu sempat mendaki Gunung Latimojong. Demikian biodata dan agama Fiersa Besari.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri