“Jadi filosofi nama Tlinga ini sebenarnya berangkat dari panca indera manusia yaitu telinga. Harapan kami memilih nama ini agar karya yang kami bisa diterima dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Gege.
Soal genre musik, Kajoy cs memilih genre Pop alternatif dengan nuansa musik Melayu yang cukup kental. Hal ini karena masing-masing personelnya memiliki genre musik yang berbeda satu sama lain.
“Kami ini dari genre yang beda-beda, dari Pop hingga punk. Jadi pilih Pop alternatif sebagai jalan tengah agar bisa dieksplore lagi di masa depan. Sebagai pembeda, kami masukkan nuansa melayu di dalamnya,” tutur Gege.
Pemilihan nuansa Melayu, imbuh Kajoy, agar terasa lebih dekat dengan pendengar musik dari negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. "Semoga suatu hari nanti juga bisa tembus market sana," imbuh Kajoy.
Dalam jangka panjang, Tlinga Band berharap bisa berumur panjang dan menjadi band legendaris layaknya Gigi, Sheila On 7, hingga Dewa 19. Tlinga berharap, karya-karya mereka bisa dinikmati generasi mendatang.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri