"Lalu polisi nanya "kamu tinggal di sini sama siapa?" Gue bilang sama kakek dan nenek. Mereka minta nomor tlp, lalu di hubungilah mereka," tambahnya.
Bahkan, dirinya mengaku jika tidak sampai di borgol. Ferry Maryadi menambahkan apa yang dilakukannya bukanlah masuk kategori kriminal berat.
"Saat itu gue disuruh masuk ke tahanan dulu dan gue tidak di borgol karena memang bukan kriminal. Baru dah gue dikeluarin sama kakek gue, saat itu pegawai kakek gue datang habis magrib," tuturnya.
(jjs)