JAKARTA - Voice of Baceprot (VOB) dengan mudahnya mencuri perhatian para pecinta musik, khususnya genre metal. Terang saja, tiga personel yang meliputi Widi, Marsya, dan Siti semuanya mengenakan hijab.
Dari awal kemunculan mereka di industri musik hingga sekarang, tak bisa dipungkiri masih banyak saja yang mempertanyakan soal hijab tersebut. Sadar akan hal tersebut, Marsya dan Siti mengaku tak ingin ambil.
Bagi mereka, hijab sudah melekat dan ikut tumbuh dalam perjalanan karier mereka.

"Yaudah mau gimana lagi, kita bertumbuh bersama itu," kata Marsya, di acara Softex Daun Sirih Kolaborasi dengan VOB, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2023).
"Sudah nempel sama image yaudah," ujar Siti menimpali.
Voice of Baceprot tidak menemukan kesulitan saat manggung di luar negeri dengan tetap mempertahankan hijab mereka. Ya, band metal asal Garut ini memang sudah singgah di berbagai negara benua Eropa membawakan karya-karya terbaik mereka.
Bahkan, hijab justru membuat Marsya, Widi, dan Siti merasa lebih aman serta percaya diri.
"Kita justru merasa lebih pede, lebih aman pakai hijab. Paling strugglenya milih baju, harus matching," ungkap Marsya.
BACA JUGA:
VOB tak pernah sekalipun menemukan adanya larangan manggung di luar negeri dengan menggunakan hijab. Walaupun, tetap ada saja orang-orang yang menatap mereka karena belum terbiasa melihat tiga wanita berhijab memainkan musik metal.
"Enggak sih kalau larangan enggak, ya biasa aja mungkin mereka liatnya belum familiar jadi mungkin jadi lebih sering jadi pusat perhatian udah biasa dipandang curiga gitu gapapa sih, itu biasa," tutur Marsya.
Sementara itu, dalam waktu dekat Voice of Baceprot ini akan manggung di Amerika Serikat, tepatnya Agustus 2023 mendatang. Tak tanggung-tanggung, mereka dijadwalkan menghibur para penggemar musik metal di 11 kota, antara lain Washington, New York, Los Angeles, dan Las Vegas.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri