Organisasi itu kemudian membeli sebuah gedung di Kota Invercargill dan membangun masjid dan pusat komunitas masyarakat muslim, pada 2010. Reza mengaku, awalnya tak mudah membuat masyarakat lokal menerima mereka.
Berbagai kasus radikalisme yang melibatkan Islam kala itu, membuat masjid mereka dipantau pemerintah lokal dan polisi. Namun Reza Abdul Jabbar dan pengurus masjid lainnya menyambut siapa saja yang ingin datang ke masjid mereka dan berdiskusi.
“Tak ada yang perlu disembunyikan. Kami hanya ingin memperlihatkan imej Islam yang baik kepada warga lokal dan Pemerintah Selandia Baru. Sehingga tidak ada pandangan negatif lagi tentang Islam,” ujar suami Peggy Melati Sukma tersebut.*
(ltb)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri