Share

Nikita Mirzani Heran Dituding Jual Rumah karena Bangkrut: Kan Bukan Jual Diri?

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Senin 28 November 2022 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 33 2716449 nikita-mirzani-heran-dituding-jual-rumah-karena-bangkrut-kan-bukan-jual-diri-UG1a7b03Ow.jpg Nikita Mirzani. (Foto: Instagram/@nikitamirzanimawardi_172)

JAKARTA - Artis Nikita Mirzani membenarkan bahwa ia memang tengah menjual rumah mewahnya, yang berada di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Namun ia justru heran dengan beberapa musuhnya yang seolah tidak senang dan menganggap dirinya sudah bangkrut, pasca-mendekam di rumah tahan (rutan) Kelas II B Serang.

"Emang kenapa sih, kalau jual rumah? Kan bukan jual diri, gimana sih?" kata Nikita Mirzani saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Serang, Banten, Senin (28/11/2022).

Pemain film Comic 8 itu mengisyaratkan bahwa apa yang dilakukannya kini menjadi serba salah di mata segelintir orang.

"Jual rumah salah, jual diri ditangkap," tegas Nikita Mirzani.

Rupanya alasan utama perempuan 36 tahun itu menjual rumahnya dikarenakan ketiga anaknya sudah besar sehingga ia merasa ruang tersebut kurang nyaman untuk ditempati.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

"Alasannya karena udah bosen, rumahnya kekecilan anak udah besar-besar," terang Nikita Mirzani.

Ketika disinggung apakah dirinya mengalami trauma pasca penyidik yang sempat menggerebek rumahnya pada dini hari beberapa waktu lalu, Nikita mengaku tidak merasakan hal tersebut.

"Enggak ada trauma," ujar Nikita Mirzani. 

Sebelumnya, salah satu seteru Nikita Mirzani, Tessa Mariska, ikut nimbrung di kolom komentar iklan rumah sang artis yang dikabarkan mencapai Rp10 miliar itu. Ia menanggapi, seolah Nikita sang pemilik rumah sedang membutuhkan uang. 

"Kebetulan saya mau nambahin aset. Boleh bantuin nego. Kalo yang punya BU (butuh uang) boleh juga," tulis Tessa Mariska. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini