Share

Nikita Mirzani Didakwa Tiga Pasal, Fitri Salhuteru: Ini Akal-Akalan

Selvianus, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 33 2714297 nikita-mirzani-didakwa-tiga-pasal-fitri-salhuteru-ini-akal-akalan-l3eQ6PQ9PT.jpg Nikita Mirzani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan ITE, Nikita Mirzani mengaku geram dengan sikap Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang mendakwa tiga pasal alternatif. Pertama Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 51 ayat (2), atau kedua Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-undang ITE, atau ketiga Pasal 311 KUHP.

Melalui sahabatnya, Fitri Salhuteru menegaskan bahwa ketiga pasal yang didakwa oleh JPU, merupakan pasal akal-akalan sengaja dibuat. Sebab dari ketiga pasal, masing-masing memiliki ancaman hukuman yang berbeda-beda.

"Kalau benar-benar Nikita dipenjara atas pasal yang mana dulu nih yang dikenakan. Kalau atas pasal yang dikenakan, akal-akalan hanya bisa nahan Nikita, saya kembalikan ke rakyat Indonesia,"kata Fitri Salhuteru dikutip di Kanal YouTube Nit Not Official, Kamis (24/11/2022).

Nikita Mirzani

"Ini baru terjadi di Nikita, mungkin besok lusa terjadi kepada kalian, oh ternyata undang-undang ITE itu bikin aja laporan di junto-juntoin. Merasa kerugian kalau Nikita kerugiannya Rp17.5 juta, besok kalian nambahinlah Rp18 juta gitu tambahin Rp500 bisa ditahan,"sambung dia.

Adanya kerugian-kerugian disebut Dito Mahendra merupakan salah satu persoalan dipertanyakan. Menurutnya sebelum melakukan transaksi atau jual beli barang, sebaiknya tidak melakukan audit akhirnya dibawa kepihak berwajib.

Fitri menekankan kepada siapapun untuk lebih teliti terkait kasus dugaan ITE. Sebelum melayangkan laporan ke pihak kepolisian untuk diusut secara tuntas.

"Ini pelajarannya buat kalian yang melaporkan undang-undang ITE, selama kalian dirugikan tidak perlu audit independen dan dikenakan kepada perusahaan,"imbuhnya

"Ternyata katanya mau jual beli sepatu yang di batal lagi termasuk kerugian. Jadi kalian nih mempunyai masalah undang-undang ITE, boleh dicoba lapor di kepolisian mana. Junto-juntoin mau benar atau enggak, nanti di Pengadilan. Pokoknya tangkap dulu, penjarahin nanti beres di persidangan,"tambah dia.

Lebih lanjut, wanita 48 tahun menegaskan kembali, adanya kasus menjerat sahabatnya. Dia sama-sama mengajak masyarakat, untuk belajar dari permasalahan tengah dihadapi ibu tiga anak tersebut.

"Maksud saya kita sama-sama belajar dari kasusnya Nikita. Setau saya Undang-Undang ITE tidak ada kesepakatan bahwa harus dipertemukan. Nggak boleh ditahan dan lain-lain,"tandas dia.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Nikita Mirzani dilaporkan oleh Dito Mahendra terkait kasus pencemaran nama baik dan UU ITE pada 16 Mei 2022 lalu. Dia dilaporkan oleh kekasih Nindy Ayunda tersebut ke Polresta Serang Kota dan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 14 Juni 2022 kemarin.

Nikita Mirzani diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 atau Pasal 36 Jo Pasal 51 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kini, Nikita Mirzani tengah menjalani masa penahanan di Rutan Serang Kelas II B. Dan telah dua kali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Serang, Banten.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini